Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail, Secara Resmi Meluncurkan Pusat Inovasi Ekspor Maluku

31 December 2022 admin

 

Gubernur Maluku Irjen.  Pol (Purn.) Drs.  Murad Ismail, Secara Resmi Meluncurkan Pusat Inovasi Ekspor Maluku
Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail, Secara Resmi Meluncurkan Pusat Inovasi Ekspor Maluku

Maluku – Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail, secara resmi meluncurkan Maluku Innovation Export Center dan Direct Export Hasil Perikanan, Pertanian dan Kehutanan yang ditandai dengan penekanan sirene, di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, pada Selasa (27/12/2022.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Maluku, Penjabat Walikota Ambon, Forkopimda Kota Ambon, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan Provinsi Maluku, Pimpinan Perbankan, BUMN, Instansi Vertikal, Para Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pelaku Usaha, serta unsur terkait lainnya.

Dalam Laporannya Hadi Basalamah selaku Ketua TGPP Provinsi Maluku menyampaikan, program yang dilaksanakan ini sesuai dengan perintah Gubernur Maluku pada pertemuan 25 Juli 2022 yang lalu Bersama para pelaku eksporti di kediaman Gubernur.

“Kami telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk menyamakan visi, dan kolaborasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Maluku dari sisi ekspor seperti yang disampaikan Gubernur Maluku” Ujar Basalamah.

Dirinya juga menjelaskan pada beberapa waktu yang lalu sempat terjadi bottle necking dikarenakan ekspor tidak dilakukan langsung dari Maluku, atas dasar itulah, pada saat pelaksanaan pemukulan 2 Komoditi Unggulan dari Maluku yaitu Komoditas Perikanan berupa Frozen Tuna Fillet sebanyak 15 ton dan Frozen Yellowfin Tuna Loin sebanyak 25 ton, ke negara Tujuan Vietnam dan Thailand, dengan volume yang diekspor senilai kurang lebih USD 300.000.

“Dengan dilakukannya ekspor langsung, ada efisiensi biaya logistik yaitu kurang lebih USD 7.000, dan yang paling penting ada efisiensi waktu, dimana waktu tempuh yang seharusnya kurang dari 30 hari, sekarang waktu tempuh dengan ekspor langsung kurang lebih 14 hari, itu berarti ada efisiensi waktu sebesar 50% untuk peningkatan daya saing di Maluku.” Tambahnya.

Selain ekspor langsung dalam kesempatan itu juga Basalamah mengatakan, turut dilaunching juga Maluku Innovation Export Center, yang merupakan format baru di dalam konteks integrasi mengintegerasikan seluruh proses perijinan baik itu yang diarahkan pada one top service dan akan dikoneksikan langsung dengan Indonesia National Single Window, bahkan kedepan sesuai Arah Sekda akan mencoba link langsung dengan perdagangan atase di berbagai negara ekspor, menghubungkan dengan survei pasar dan intelijen pasar, untuk melihat posisi ekspor daya yang bersaing, dan kekuatan seperti apa didalam perebutan pasar internasional.

“Di sini juga ada Ruang Kurasi UMKM, dimana alias nada format baru untuk mengasistensi mengenai kontrol kualitas, pasar, dan akses kepada pelaku usaha, sehingga memiliki satu arah didalam peningkatan pemain pelaku usaha, untuk membedakan mana yang grade lokal, nasional dan internasional, sehingga seluruh komoditas yang diekspor dapat memiliki standar yang beradaya bersaing di pasar internasional.” Tambahnya.

Sementara itu GM PT. Pelindo IV Cabang Ambon I Nengah Suryana Jendra, dalam sambutannya merasakan terima kasih kepada Gubernur Maluku telah menginisiasi pembangunan pusat ekspor dan kurasi UMKM yang berlokasi di Kantor PT. Pelindo IV Ambon.

“Terkait fasilitas Pelabuhan yang ada sekarang sudah cukup memadai baik dari sisi kedalaman kolam yang ada di Pelabuhan Ambon, termasuk fasilitas dan peralatan yang sudah ditransformasi sejak tahun 2019 yang lalu, dan sekarang Pelabuhan sudah cukup modern dalam hal mendistribusikan barang-barang khususnya untuk mendukung ekspor yang ada di Maluku ini.” Ujarnya.

Suryana mengharapkan, ekspor langsung ini, bisa berjalan berkelanjutan dan bisa irasional dengan keterlibatan semua pemangku kepentingan.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam kesempatan itu juga turut menyampaikan terima kasih, dan memberikan apresiasi kepada semua pihak khususnya, kepada PT. Pelindo sebagai bentuk solidaritas yang baik, sehingga gol bersana dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku, melalui peningkatan ekspor komoditas unggulan terutama sektor kekejian dan perikanan dapat diwujudkan.

“Pusat Ekspor Inovasi Peresmian Maluku dan ekspor langsung ini tidak hanya merupakan kegiatan seremonial semata tetapi di masa-masa yang akan datang dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, dalam upaya percepatan ekspor komoditas unggulan dengan dukungan kehadiran investor baik lokal maupun mancanegara untuk berinvestasi di Maluku, diharapkan tim percepatan ekspor perlu membangun kerjasama dengan semua pihak” ungkap Gubernur MI.

Gubernur berharap, agar ekspor langsung seperti ini dapat dilaksanakan pada pintu keluar lainnya seperti Tual dan Dobo.

“Untuk itu pada kesempatan ini saya mengharapkan PT Pelindo untuk mendukung kesiapan infrastruktur bongkar muat pada pelabuhan-pelabuhan maksud tadi. Saya juga meminta kepada Bupati/Walikota untuk segera mengambil peran sesuai kewenangan untuk mewujudkan ekspor langsung di masing-masing wilayah.” Tutupnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan penyerahan langsung oleh Gubernur Maluku, didampingi Forkopimda Provinsi Maluku, dan unsur terkait lainnya. ( Diskominfo Maluku )

085257515757