Sebut Wartawan Penipu dan Goblok, Kepala UPT Puskesmas Matesih Karanganyar Terancam di Polisikan

21 October 2023 admin

SRAGEN – Bahasa yang tak beretika terlontar dari Bambang Mulyawan seorang Kepala UPT Puskesmas Matesih Karanganyar terhadap Warsito wartawan dari media online Berita Istana. Kata ” Penipu dan Goblok ” terkirim melalui pesan WhatsApp saat Warsito mencoba mengkonfirmasi perihal dugaan perselingkuhan ( M ) oknum bidan Kecamatan Matesih dengan ( N ) warga Mojosongo. Jumat, (20/10/2023).

“Saya hanya ingin mengkonfirmasi ke beliau soal dugaan perselingkuhan antara oknum bidan kecamatan Matesih dengan warga Mojosongo yang mulai mencuat di masyarakat, ” Jelas Warsito kepada hariansiber.

Warsito yang telah mempunyai bukti lengkap soal dugaan perselingkuhan oknum bidan kecamatan setempat, sengaja meminta tanggapan dari Kepala UPT Puskesmas Matesih Karanganyar sebagai upaya mencari keberimbangan informasi sebelum berita di terbitkan. Namun upaya dirinya untuk mencari keberimbangan berita sepertinya pupus setelah Pertanyaan satunya di jawab dengan intimidasi verbal melalui balasan singkat di jejaring WhatsApp.

“Perasaan saya dari awal juga menggunakan etika – etika bahasa yang santun dalam mengajukan pertanyaan, tapi kok malah pak bambang itu jawab nya ngabangno Kuping ( bikin merah telinga ) . Harusnya beliau tidak seperti itu, ” Terang Warsito.

Tindakan yang di lakukan oleh Kepala UPT Puskesmas Matesih Karanganyar tersebut sontak membuat beberapa awak media mengecam tindakan Bambang Mulyawan karena di anggap merendahkan profesi Wartawan.

“Wah keterlaluan itu pak Bambang Mulyawan, bisa terancam pidana itu, ” Kecam salah satu rekan wartawan di Sragen.

Menanggapi persoalan tersebut Minarno Tirta, S.H selaku biro hukum dari media Berita Istana, akan segera melaporkan ke pihak aparat penegak hukum. (Red ; Warno)

Berikut isi konfirmasi wartawan Berita Istana ke Dr Bambang Mulyawan;

[19/10 16.36] Berita Istana Negara: Selamat sore Bapak Dr Bambang Mulyawan, perkenalkan saya Warsito dari media group Istana Negara, mohon berkenan kalau ada waktu kami mau tlfn terimakasih
[20/10 11.15] Berita Istana Negara: Bagaimana bapak untuk konfirmasinya
[20/10 11.16] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Opo seh???
Aneh” wae
[20/10 11.19] Berita Istana Negara: Apakah benar Ibu Bidan Muryani selaku bawahan bapak
[20/10 11.19] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Mboh pak Ra urus
[20/10 11.21] Berita Istana Negara: Apakah cukup jawaban kepada dinas kesehatan kecamatan seperti ini pak
[20/10 11.21] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Salah sambung
[20/10 11.21] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Ya murid SMP
[20/10 11.21] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Nek arep apus” aku Ra de det
[20/10 11.23] Berita Istana Negara: Maksudnya apa pak?? nomer bapak sudah kami cek
[20/10 11.24] Berita Istana Negara: Yang minta uang siapa
[20/10 11.25] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Lh aku Ki wedok lho
[20/10 11.25] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Penipu Ra ceto
[20/10 11.25] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Mbok pak pak
[20/10 11.26] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Penipu Ki Sik pinter lacak ngono
[20/10 11.27] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Wkwkwk goblok
[20/10 11.27] Berita Istana Negara: Baik sudah menuduh kami selaku jurnalis penipu dan Goblok
[20/10 11.27] Dr Bambang Mulyawan Matesih: Oke

Follow Istana Negara di Google News 

085257515757